Home » , » Merasa dikerjai, Ahok murka dan bentak kepala BPKD

Merasa dikerjai, Ahok murka dan bentak kepala BPKD

Written By Unknown on Senin, 09 Juni 2014 | 19.19

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kesal dengan ulah Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) yang hingga saat ini belum menyerahkan surat kepemilikan lahan taman BMW, Jakarta Utara ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Lahan tersebut akan dijadikan pengganti Stadion Lebak Bulus yang dibongkar untuk dijadikan stasiun dan depo Mass Rapid Transit (MRT).
"Saya sudah suruh BPKD kirim. Ternyata belum dikirim. Saya suruh siapkan surat sertifikat. Tadi saya udah marah sama BPKD. Makanya bisa panjang rapat hari ini. Di sini itu prinsipnya kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/6).
Ahok mengaku takut dengan kinerja para bawahannya yang terkesan lambat dan membuang-buang waktu. Selain itu, Ahok menduga dirinya dipermainkan oleh anak buahnya yang mau mengambil keuntungan dari proyek tersebut.
"Makanya saya bilang saya jadi paranoid sama kalian di sini. Kenapa? Karena saya merasa kalian kerjain saya. Jadi banyak sekali surat-surat. Ini mau ke pengadilan. Ada yang tuntut kita soal lahan. Harusnya kamu ke pengadilan ambil dong mana punya kita. BPKD enggak kasih. Enggak ada katanya. Jadi ini ada permainan," tegas Ahok.
Ahok sendiri kesal dengan Kepala BPKD Endang Widjajanti yang tidak bisa melihat pekerjaan bawahan yang tidak becus. Politisi Gerindra ini menduga Endang dikerjai anak buahnya sendiri dalam pengerjaan proyek.
"Saya bilang ke bu Endang, anda ditipu anak buah atau anda sendiri yang ngerjain saya? Atau anda enggak bisa kerja. Saya enggak tahu. Tapi anda beruntung saya enggak bisa pecat anda. Kasih tahu saya mana eselon 3 dan 4 anda yang enggak betul. Kita ganti. Ganti semua eselon 3 dan 4 di BPKD," ucap Ahok ketus.
Menurut Ahok, apabila sertifikat lahan BMW tersebut diserahkan ke Kemenpora maka surat rekomendasi pembongkaran stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan bakal dikeluarkan. Mantan bupati Belitung Timur ini heran dengan lambatnya pekerjaan di BPKD saat ini.
"Kamu baca enggak sih berita menpora bilang asal ada sertifikat lahan BMW langsung saya kasih rekomendasi. Baru mau verbal. Ini verbal bisa seminggu lagi. Musti saya yang bikin surat? Alasannya enggak mau jawab. Kalau tekan lagi, ya saya salah pak. Orang bilang saya manusia enggak sabar, saya paling sabar di sini sebetulnya," pungkas dia.

0 komentar:

Posting Komentar