Maskapai komersial dan charter
nasional, Susi Air telah melayani penerbangan
hingga pelosok negeri. Susi Air dengan 50
armadanya telah melayani penerbangan antar
daerah-daerah dan daerah-kota.
Pengalaman ini membuat negara-negara di Asia
hingga Afrika tertarik menggandeng Susi Air
terbang dan menjadi operator penerbangan di luar
negeri.
"Kita dapat tawaran dari Afrika, negara tetangga.
Sri Lanka untuk lakukan penerbangan pakai
Caravan. Thailand juga menawari kita," kata
Pemilik Susi Air, Susi Pudjiastuti saat diskusi di
Hotel Hyatt, Jakarta, Jumat Malam (30/5/2014).
Susi menerangkan, tawaran tersebut belum bisa
ditindaklanjuti. Pasalnya bisnis penerbangan di
Indonesia masih belum tergarap dan masih
terbuka luas. Alhasil Susi Air masih
memprioritaskan penerbangan di tanah air.
"Di Indonesia saja belum semua," jelasnya.
Meski belum serius menanggapi tawaran
beberapa negara, Susi Air saat ini sedang
bernegosiasi membuka jalur penerbangan di Pulau
Dobo Sumatera dengan Singapura. Karena,
selama ini pengusaha Singapura yang memiliki
perkebunan di Jambi dan sekitarnya harus
terbang ke Jakarta terlebih dahulu. Padahal jarak
wilayah Sumatera lebih dekat. Begitu juga
sebaliknya. Untuk penerbangan tersebut, Susi Air
akan memakai pesawat kecil sekelas Cessna
Caravan.
"Saya punya tekad sambungkan Dobo ke
Singapura. Kita minta supaya ada keringanan
biaya di Singapura. Kalau ini bisa nanti Sumatera
bisa gerbang internasional. Ini juga bantu bisnis
perkebunan pengusaha Singapura. Saat ini dari
Singapura ke Jakarta baru ke Jambi. Ini nggak
usah ke Jakarta dan bisa cutting cost luar biasa,"
sebutnya. Selain itu, Susi Air tetap melakukan ekspansi
rute-rute perintis dan daerah di tanah air.
Pasalnya dari 750 bandara besar hingga kecil di
Indonesia, Susi Air Air baru masuk ke 240
bandara. Salah satu targetnya adalah
menghubungkan seluruh bandara di wilayah
Sumatera dengan penerbangan Susi Air pada
akhir 2014.
"Semua bandara di Sumatera didarati pesawat
kita akhir tahun. Di Krui ada bandara yang 15
tahun bandaranya nggak didarati pesawat. Nanti
kita darati," jelasnya.
Seperti diketahui, Susi Air melakukan 56.180
penerbangan dan memiliki 43.563 jam terbang
pada tahun 2013. Rata-rata lama penerbangan
rute Susi Air adalah 30 menit hingga 45 menit.
Sekitar 60% bisnis Susi Air melayani rute-rute
komersial dan perintis, sedangkan 40% untuk
penerbangan charter.
sumber : detik.com
Home »
» Sukses di Bisnis PenerbanganPerintis, Susi Air Dapat TawaranHingga ke Afrika




0 komentar:
Posting Komentar